Thursday, January 31, 2013

Menulis Naskah Drama



Pada pelajaran terdahulu kamu telah berlatih menulis naskah drama, yaitu tentang bagaimana menentukan tema dan mengembangkannya menjadi dialog. Pada pelajaran kali ini kamu akan kembali berlatih cara menulis naskah drama. Ide penulisan naskah drama bersumber dari konflik dalam kehidupan sehari-hari, cerita dongeng, fiksi, atau imajinasi.
Langkah-langkah menulis naskah drama, ialah :



1. menentukan tema,
2. membuat urutan cerita,
3. menulis cerita dalam bentuk percakapan antartokoh 
    (dialog), dan
4. sertakan petunjuk teknis.

Contoh:
Judul :Pencurian yang Gagal
Karya : Sri Kuncoro
Seorang pencuri dengan pelan berjingkat-jingkat menuju garĂ¡si mobil rumah Pak Murtopo. Ia mengenakan pakaian hitam-hitam dan kain penutup kepala.
Pencuri : (berbisik lirik) Awas kau, Murtopo. Malam ini juga akan kukuras harta
               bendamu hingga esok pagi kau akan menangis tersedu-sedu dan
               tidak bersikap sombong lagi. (Pencuri berhasil menaiki tembok
               pembatas untuk garis mobil. Mendadak salah satu kakinya
               tersangkut kawat berduri dan ia terjatuh. Tubuhnya menimpa atap
               mobil.
Pencuri : Aduh, punggungku! Dasar kawat sialan!
Satpam : Hai, siapa di situ? (berteriak)
Pencuri : Meong ... meong.
Satpam : Benar kucing? Kok suaranya aneh?
Pencuri : Meong .... meong (Satpam mengendap-mendap menuju arah suara)
Satpam : Nah, ketangkap kamu. (menangkap pencuri) awas kalau melawan,
               aku punya pistol! jangan main-main!
Disqus Comments